Showing posts with label Love and Hate ♥. Show all posts
Showing posts with label Love and Hate ♥. Show all posts

Wednesday, January 2, 2013


Little White Cafe, January 1st 2013..

'Truth Or Dare', sebuah permainan yang sengaja dirancang oleh konspirasi Four Strings (Teh Pisi, Tutut, Tyo, Faza) buat bikin kita ngaku soal perasaan masing-masing.. and yes they're succeed! Dari setiap putaran korek bergambar unyu unyu yang dijadiin penentu siapa yang kena tantangan, mereka selalu berharap gw ato Jawa yang dapet. And after some turns, their wishes came true..

Pas Teh Pisi dapet giliran buat muter korek apinya, koreknya ngarah ke Jawa.. So it's her turn to give him a challenge.. "Truth or Dare?" and he choose: TRUTH.

"Kalo di dunia ini cuma tinggal ada 3 cewe: Aku, Faza, dan Cintya. Kamu milih siapa buat jadi pasangan kamu? Anggep aja aku sama Faza ga punya pacar.", pertanyaan menjebak mulai dikeluarkan.

"Yaaa.. aku sih realistis aja.. pada kenyataannya yang jomblo ya Cintya, jadi aku pilih Cintya.", jawab Jawa dengan santainya.

Setelah beberapa putaran & tantangan bergilir, tiba giliran Faza yang muter koreknya, dan koreknya ngarah ke gue :| it's my turn and I choose: TRUTH.

"Siapa cowo yang lagi menarik perhatian kamu sekarang?"
tanya Faza yang sebenernya udah tau persis jawabannya apa, tapi yaaa, namanya juga konspirasi..

".....mmmmmm....."
jawab gue speechless sambil badan gerak gerak gelisah ga penting saking nervousnya.

(sekitar 5 menit kemudian)

".....mmmmm.....Muhammad Ardhiansyah Haq alias Jawa..."
jawab gue sambil nahan malu, dan mereka pun tertawa licik puas hahaha.

Siapa yang abis kena tantangan, dapet giliran buat muterin koreknya, and it's my turn to spin it.. dan sialnya, Jawa yang kena.. and he choose TRUTH. Setelah bingung mau nanya apa, akhirnya gue nekat buat nanya sesuatu yang emang jadi pertanyaan gue selama ini..

"Wa, jadi sebenernya perasaan kamu ke aku gimana?"

Ga pake lama kayak gue, Jawa langsung jawab pertanyaannya..

"Aku jawab pake prosentasi ya.. hmmm.. waktu pertama-tama ketemu sih aku suka 60%..
Sekarang, sukanya 30%....."

*dan semuanya pun hening*

".....sisanya sayang....."
lanjut Jawa.

Dan semuanya pun heboh, kecuali gue yang cuma bisa senyum senyum seneng nahan malu :">
hahahahahahahahahaha..

and that's the night, when we finally tell the truth..

Sunday, December 23, 2012

Aku ini..
Wanita yang pernah sangat tulus mencintai, kemudian disakiti..
Lalu membangun dinding yang kokoh untuk bersembunyi..

Pengecut memang, tapi ini caraku untuk melindungi diri.

Lelaki datang dan pergi,
Menawarkan puji-puji, dan juga janji-janji..
Entah mengapa tak ada satupun yang menyentuh hati..

"Ah.. kali ini lebih baik aku sendiri.."

Akupun menanti, setengah mencari..
Menjalani hari, sambil berjuang memantaskan diri..
Memberikan hati cukup pada Illahi..

Terkadang aku tak mengerti, sebenarnya apa yang aku cari?
Cinta sejati? ataukah hanya seorang penghuni hati?


Lelaki tampan dengan style masa kini? ataukah lelaki mapan dengan penghasilan tinggi?
Lelaki romantis dengan sejuta kata indah dan puisi? ataukah lelaki sholeh dengan hati yang terpaut pada Illahi?
Hampir semuanya telah kutemui, namun dinding yang mengelilingi hatiku tetap kokoh berdiri..

Sampai pada akhirnya, kesederhanaanmu meruntuhkan dinding ini..

Kamu berbeda, entah apa..
Lelaki yang mampu membuatku sumringah, kemudian terjajah ..
Lalu membuatku bertanya-tanya, ada apa dengan dirimu sebenarnya?

Ironis memang, ternyata kita sama-sama pernah sangat terluka.

Cinta datang dan pergi dalam hidup kita,
Menawarkan kebahagiaan sampai senja, yang ternyata hanya dusta..
Entah mengapa kita tak pernah berhenti mencoba..

"Ah.. apakah kamu orangnya?"

Akupun rela membiarkan pintu terbuka..
Menampung rasa, sambil berjuang melawan philophobia.
Mengubur duka, mengharapkan bahagia..

Kamu.. ya, Kamu!
Seseorang yang sudah berani mencuri perhatianku sejak pertemuan itu.
Lalu pergi dan menghilang menyisakan ragu, membuatku sedikit pilu..

"Ah.. mungkin kamu bukan untukku.."
Bisik hatiku sambil berhenti mencarimu.

Tapi Tuhan punya rencana yang tak pernah kutahu,
Mempertemukan kembali dua manusia yang dalam diam saling merindu.
Membukakan pintu keberanian menuju sebuah kisah baru..

Aku, Kamu. ya, Kita..
Dalam ragu mencoba meyakinkan hati..

Aku, Kamu. ya, Kita..
Sampai detik ini masih menyisakan tanya..

Aku, Kamu. ya, Kita..
Mungkin ini cuma masalah waktu..

:)

Saturday, September 1, 2012

1 September 2012

Genap dua tahun sudah aku dan kamu bukan lagi 'kita'.

Genap dua tahun sudah aku berjuang mati-matian melupakanmu, atau setidaknya mengikhlaskan kepergianmu. Entah kenapa begitu sulit, meskipun aku sudah bisa melanjutkan hidupku dengan cara yang lebih baik, meskipun aku sudah cukup bahagia dengan hidupku sekarang, meskipun aku sadar bahwa aku mendapatkan banyak hal luar biasa semenjak kepergianmu. Tapi tetap saja hati ini masih condong kepadamu. Entah, akupun tak mengerti tapi rasa-rasanya masih ada yang belum terselesaikan dengan tuntas di antara kita, atau mungkin hanya perasaanku saja yang belum tuntas. Entahlah..

Berjuang mati-matian, aku rasa ungkapan itu tak berlebihan. Aku memang harus merangkak dari bawah dalam menjalani kehidupanku semenjak kepergianmu, sampai akhirnya aku sudah bisa berjalan normal seperti sekarang, meskipun terkadang aku masih suka jatuh tersandung karna terlalu sering melihat ke belakang :) Selalu ada yang membuatku ingin menengok lagi dan lagi, banyak hal yang aku pertanyakan dan itulah yang membuatku merasa diberatkan sehingga tak mampu berlari ke depan.

Selama dua tahun ini, aku mencoba melepaskan beban itu, tapi.... selalu gagal.

*I've got so much lessons learned, but I couldn't learn enough.*

Selama ini aku memang menyalahkan diriku, tapi aku lebih cenderung menyalahkan kalian. Aku tau aku salah (meskipun aku belum mengerti apa salahku sebenarnya sampai kamu tega seperti itu?). Aku memang salah, tapi aku selalu menempatkan diriku sebagai korbannya, dan kalian pelakunya. Dan pemikiran itulah yang membuatku masih menyimpan rasa sakit dan sulit untuk mengikhlaskan.

Sampai akhirnya kemarin sore, aku menemukan sesuatu yang sekiranya bisa menjawab pertanyaan yang membelengguku selama 2 tahun ini, "Why'd you leave?"

Aku memang iseng, dan aku selalu menemukan banyak hal dari keisenganku itu. Aku 'kepo' terhadap cerita masa laluku, aku hobby mengorek-ngorek luka lama. dan keisengan serta ke'kepo'an itu kali ini membawaku  menemukan jawaban dari pertanyaanku tersebut. yap, history chat kita di Yahoo!Messenger cukup menjawab pertanyaanku selama 2 tahun ini..

Perbincangan kita di Y!M tersebut membuat perasaanku benar-benar terkoyak, sakit rasanya. Kali ini bukan kemesraan kita yang selalu kurindu, bukan pula kata-katamu yang menyakitkan, bukan itu. Tapi justru sebaliknya.. kata-kataku padamu yang menurutku terlalu menyakitkan. Bahasaku memang halus, tak pernah kasar. tapi aku sadar penyampaian dan makna tersiratnya sangat menyakitkan. Perbincangan singkat itu seakan-akan menggambarkan sikapku padamu akhir-akhir itu, tak heran jika kita sering sekali bertengkar hebat. Aku benar-benar egois, manipulatif, dan ingin mendominasi. Emosiku yang sedang tidak stabil saat itu (karena banyak masalah di luar hubungan kita) membuatku terlalu egois untuk menyadari bahwa kamu pun sudah berusaha maksimal untuk menjaga hubungan kita, kamu sudah maksimal untuk berusaha tetap mengerti dan mengalah demi mempertahankan aku, demi membuat aku nyaman. But I was too blind to see it :'(

Tak heran jika kamu meninggalkanku pada akhirnya.. karena jika aku ada di posisimu, mungkin aku akan bertindak hal yang sama, pergi. Apalagi saat itu ada seseorang yang lebih mengerti dirimu dan bisa membuatmu nyaman :)

Aku sungguh menyesal, tapi sudahlah. Percuma juga disesali karna semuanya tak akan pernah bisa kembali lagi.. Kesalahanku sudah tertulis di buku kenangan kita, semoga Allah mengampuniku, dan semoga kamu mau memaafkan aku yang selalu menyalahkan keegoisanmu, padahal aku sendiri lebih egois.

Kamu memang terlalu baik, penyayang, lelaki paling tulus yang pernah aku kenal, dan dengan bodohnya aku membuatmu pergi dengan keegoisanku. Lelaki sepertimu memang tak pantas disandingkan dengan perempuan sepertiku. Selama ini aku selalu terfokus pada kaca pembesar, mencari-cari kesalahanmu. namun saat ini aku sudah melihat cermin dan menyadari... justru aku yang tak pantas untukmu, kamu terlalu baik.. Tuhan pun tau itu. Tak heran jika kita dipisahkan :)

Mungkin memang DIA lah yang pantas, yang layak untukmu ;) semoga dia tidak mengulangi kesalahanku dengan membuatmu pergi. Semoga kamu berbahagia dengannya, aku tau kamu memang bahagia dengannya :) Semoga aku bisa benar-benar ikhlas, demi melihatmu bahagia..


Cinta macam apa yang mengekang kebebasan?
Cinta macam apa yang memisahkan 'aku' dari 'kamu'?
Cinta macam apa yang memposisikan 'aku' lebih tinggi dan berkuasa daripada 'kamu'?
Cinta  macam apa yang tak sanggup menampung ketulusan dan keluasan makna dari kata 'KITA'?

Aku bahagia kalau kamu bahagia, semoga kalian berbahagia, tentu saja :)

- Revolvere project! -


Saturday, July 21, 2012

Ramadhan, between memories and hope ♥


Alhamdulillah.. bersyukur banget karna masih dikasih umur panjang buat ketemu lagi sama bulan penuh berkah ini, bulan yang paling dinanti-nanti oleh kaum muslimin yang beriman, yang selalu haus akan beribadah kepadaNya.. Ga kerasa bulan ramadhan udah dateng lagi.. perasaan baru kemaren ya gue galau-galau ga jelas? ahahaha..

Btw, apa hubungannya gue galau sama ramadhan? yap, buat yang selalu ngikutin kisah hidup gue pasti hapal, atau mungkin sedikit inget, klo tiap bulan Ramadhan gw selalu galau gara-gara kehilangan orang yang gw sayang.. Ramadhan 2010 gw putus sama Abby, dan Ramadhan 2011 gw putus sama Putu. 2 tahun berturut-turut dapet cobaan di bulan ramadhan tuh sesuatu banget loh hahaha.. Tapi ini ga mengurangi rasa kangen gw sama bulan Ramadhan ini <3 ya, mungkin hikmah yang bisa gw petik dari memory buruk ini yaaa, berarti emang gw ga dibolehin pacaran x yaaa.. Kayaknya kok tiap bulan Ramadhan, Allah mencoba membuat gw makin mendekat dengan cara menjauhkan gw sama hal-hal yang bikin gw makin jauh sama Allah.. Ya, salah satunya si pacar itu.. Sedih sih, tapi klo dipikir-pikir hikmahnya gw malah bersyukur banget, and I feel so saved, karna udah diselamatin dari 'berbuat dosa lebih banyak lagi' hahaha..

Rencana Allah memang yang terbaik untuk umatNya.. 

I live with no regret, yang udah berlalu biarlah berlalu.. Dan ga kerasa udah hampir setahun gw ga pernah pacaran lagi :)) so much reasons why.. Setahun ini gw udah sempet deket sama beberapa cowo, bahkan ada yang ngajak gw nikah hahaha.. tapi entah kenapa di tengah jalan gw suka langsung hilang interest sama mereka, dan akhirnya satu persatu pun mulai jadi jauh lagi, no one really stays, and I ended up all alone.. Mungkin pengaruh trauma yang bikin gw begitu selektif sama cowo, apa karna cara fikir gw yang udah beda, yang pada akhirnya bikin 'cara pandang' gw ke cowo-cowo jadi berubah.. Ya, emang sih, tipe gw dulu beda banget sm sekarang.. Klo dulu, asal dia cakep dan anak band, gw udah oke.. Lah sekarang? hahaha.. Bukannya sok jual mahal, tapi ya mau gimana lagi, gw mau selamat dunia akhirat, bisa suram klo gw asal nerima cowo buat gw jadiin calon suami..

Jujur aja kadang gw suka ngerasa desperate, mana nih jodoh buat gue??? jodoh yang terbaik buat gw, yang jauh lebih baik dari mantan-mantan gw itu.. kok ga muncul-muncul ya??? sekalinya ada yang lebih baik, eh cowonya udah punya pacar dan mau nikah ...... ada juga gw nya udah suka banget, but he likes me not. sekalinya ada yang ngajak nikah, gw nya ga sreg.. #akukudupiye :| bingung jadinya..

Ikhtiar udah maksimal, temen-temen gw pun udah usaha ngebantuin buat ngenalin gw ke temen-temennya, tapi ga ada satupun yang nyantol, akhirnya mereka cuma jadi temen biasa aja, ya lumayan sih nambah link + relasi, memperpanjang tali silaturahmi..

Tawakal dan berdoa pun udah poll, tiap habis shalat, doa minta jodoh pasti terucap ga pernah kelewat, tapi kenapa jodoh itu ga kunjung menghampiri ya?

Allah emang lagi pengen nguji kesabaran gw aja kali yaa :) lagian gw juga nyadar diri sih, gw belum pantes ngedapetin kriteria jodoh yang gw idam-idamkan itu.. Kan di Al-Qur'an juga udah dibilang, "wanita baik untuk lelaki baik, wanita keji untuk lelaki keji." Dan mungkin gw masih belum cukup baik dan layak untuk mendapatkan lelaki baik itu.. Gw yakin kok, klo Allah udah nyiapin Jodoh terbaik buat gw, cuma aja, berhubung gw belum 'pantes', makanya gw belum dipertemukan sama jodoh gw itu.. huhu.. Harus lebih semangat lagi buat meningkatkan kualitas diri nih :)

Ujung-ujungnya curcol nih si gue -_-

Banyak hikmah yang bisa diambil, bahkan dari hal-hal buruk.. dan 2 tahun berturut-turut, Allah kasih gw nikmat yang sangat besar, meskipun nikmat itu dibungkus pake 'kertas koran'.. Karna ga semua nikmat Allah dibungkus pake kain sutra :) Semoga kita semua bisa ngambil pelajaran ya..

Hihihi.. ya pokoknya inti dari post gw yang kepanjangan sama curcolan, sebenernya gw cuma mau ngucapin Ramadhan Mubarak aja sih hehe.. Semoga dilancarin terus shaum nya, semoga ibadahnya makin getol, dan getolnya bisa berlanjut meskipun Ramadhan nya udah selesai.. Semoga dosa-dosa kita diampuni, dan semoga kita semua dapet hidayah dan hikmah dari Allah subhanahuwata'ala.. aamiin..

2 x Ramadhan berturut-turut, gw putus sama pacar-pacar gw..
Siapa tau Ramadhan kali ini, gw dikasih jodoh sama Allah.. lalu menikah :))
Aamiin..

Sunday, March 13, 2011

CINTA itu seperti... SKRIPSI !


CINTA itu seperti SKRIPSI
bikin pusing, bikin bingung, bikin cenat cenut, bikin stress
terlihat mengerikan, tapi mau ga mau HARUS DIHADAPI

CINTA itu seperti SKRIPSI
berawal dari sebuah 'LATAR BELAKANG', didukung oleh 'TEORI' yg relevan
diuji oleh beberapa 'METODE', menghasilkan sebuah 'KESIMPULAN'

CINTA itu seperti SKRIPSI
terdiri dari KAMU sebagai variabel independen X
AKU sebagai variabel dependen Y
dan seberapa besar pengaruh KAMU terhadap AKU

CINTA itu seperti SKRIPSI
terdiri dari POPULASI semua lelaki yang ada di dunia ini
tapi cuma kamu yang aku ambil sebagai SAMPEL nya

CINTA itu seperti SKRIPSI
tidak semudah itu menjelaskannya dengan analisis DESKRIPTIF
dan tak semudah itu mengetahui hubungan kausalnya dengan
PATH ANALYSIS

CINTA itu seperti SKRIPSI
JARAK sejauh Gerlong - Dakol pun akan aku hadapi
harus bolak balik pun tidak masalah, demi kamu

CINTA itu seperti SKRIPSI
kesalahan yang ada harus dikoreksi dan DIREVISI lagi dan lagi
biar kita mendapatkan hasil akhir yang 'sempurna'

CINTA itu seperti SKRIPSI
suatu saat akan DIUJI dan dimintai 'PERTANGGUNGJAWABAN' nya

CINTA itu seperti SKRIPSI
penuh pengorbanan,  menyita waktu, tenaga, materi, dan airmata
tapi klo udah dilewatin, berhasil LULUS 'pengujian' nya
akan ada rasa PUAS dan BAHAGIA yang setimpal

CINTA itu seperti SKRIPSI
bikin saya mabuk kepayang, pusing, stress
agak sedikit gila, dan ga jelas seperti sekarang

CINTA itu seperti SKRIPSI
saya merasakan dan mengalami keduanya pada waktu yang bersamaan
itulah alasan kenapa saya menulis semua ini


With Love, for my lovely SKRIPSH*T
"Cepetan kelarnya ya sayaaang"
Sincerely, ME

Monday, February 14, 2011

♥ REAL LOVE = GOD'S LOVE ♥

I'm a moslem, so I'm not celebrate Valentine's Day today.. Tapi meskipun gue ga ngerayain valentine, I can feel love is in the air now ^^ ahahaha.. But whatever lah ya, buat gue hari ini ga ada special nya sama sekali, just an ordinary day.. Tapi berhubung atmosfirnya lagi full of LOVE, gue jadi pengen ngebahas soal LOVE alias CINTA juga nih di sini..
yuk cekidot dulu ^^



CINTA.. apa sih yang ada di benak kita ketika membaca atau mendengar kata itu? pasti kebanyakan dari kita bakal langsung teringat sama someone special, yah, cinta lebih identik dengan hubungan antar manusia.. tapi sadarkah kalian? klo cinta yang lebih mulia,  lebih indah, lebih kekal, yang seharusnya lebih besar dan tidak boleh terabaikan, adalah cinta kita terhadap ALLAH, Tuhan kita?



Pernah ga sih kalian merenungkan hal-hal ini:


Demi pacar, kita rela menyempatkan waktu kita, dan menghabiskan waktu berjam-jam untuk menghabiskan waktu dengan dia..
.. tapi kenapa kita masih merasa enggan menyempatkan waktu meskipun hanya sebentar untuk melakukan sholat wajib 5 waktu?

Kita senang menyanyikan lagu cinta, merangkai kata-kata indah untuk pacar kita..
.. tapi kenapa kita masih merasa malas untuk membaca Al-Quran?

Demi pacar, kita rela menghabiskan uang kita, untuk membelikan dia sesuatu agar dia senang, atau untuk dihabiskan bersama-sama ..
.. tapi kenapa kita masih merasa berat dalam menginfaqkan sebagian harta kita di jalan Allah?

Kita senang memuji dan memuja pacar kita seakan-akan dia lah yang terbaik yang ada di dunia, betapa beruntungnya kita memiliki dia..
.. tapi kenapa kita masih merasa malas berdzikir dan mengagungkan asma Allah?



Coba tanyakan pada diri kita:


Apa sih yang udah pacar kita beri dan lakukan pada kita? sampai-sampai kita lebih rela mengorbankan diri kita untuk seorang pacar yang hanya manusia biasa, dibandingkan untuk Allah, Tuhan kita sendiri..

Apa pacar ngasih kita Cinta? Cinta yang seperti apa sih?
Cinta manusia itu cinta yang tidak sempurna.. cinta yang pada akhirnya, cepat atau lambat, pasti akan menyakiti.. Coba kalian pikir, semakin kita mencintai seseorang, semakin mudah orang itu menyakiti kita kan? Ketika kita mencintai manusia, belum tentu dia akan membalas cinta kita.. dan cinta yang terjalin antara manusia belum tentu akan kekal dan abadi..
Sedangkan cinta Allah itu maha sempurna.. cinta yang pasti akan selalu terbalas, jika kita mencintai Allah, maka sudah menjadi jaminannya Allah akan mencintai kita juga, bahkan lebih besar dari rasa cinta kita kepadaNya.. Cinta Allah kekal dan abadi sampai nanti kita mati dan menghadapNya..

Apa pacar ngasih kita harta? seberapa banyak sih?
Coba bandingin apa yang pacar bisa berikan kepada kita dengan apa yang Allah sudah berikan kepada kita semenjak kita lahir? Begitu banyak nikmat yang Allah berikan untuk kita, udara untuk bernafas, makanan dan minuman untuk hidup, kesehatan, kepintaran, rezeki, dan masih banyak lagi yang ga kehitung jumlahnya, semua itu Allah berikan untuk kita tanpa kita minta. Lalu apakah pacar kita bisa memberikan semua yang Allah berikan untuk kita itu? tidak.

Apa pacar kita memberi kita waktu?
Apa pacar kita selalu ada untuk kita, menjaga kita siang dan malam, menghindarkan kita dari segala marabahaya seperti yang Allah lakukan untuk kita? ngga kan?
Malah justru terkadang kita sering merasa terabaikan dan tidak diperhatikan oleh pacar kita..

Janji seorang pacar itu belum pasti, malah kadang cuma janji palsu semata.. mereka bisa janji ini itu, tapi belum tentu ditepati.. Kita mencintai mereka, memberikan mereka segalanya, belum tentu mereka akan tetep stay sama kita..
Janji Allah itu sudah pasti, semakin kita mencintaiNya, berserah diri kepadaNya, semakin Allah bersama kita dan menepati janjinya untuk memberikan kita kebahagiaan yang kekal di surga kelak..

Lalu kenapa rasa cinta kita terhadap manusia yang belum tentu mencintai kita itu melebihi rasa cinta kita terhadap ALLAH yang jelas-jelas lebih mencintai kita???

Kenapa untuk manusia yang belum tentu memberi kita kebahagiaan kita rela mengorbankan segalanya, tetapi untuk Allah yang sudah memberikan kita banyak nikmat kita masih suka enggan berkorban walaupun sedikit???


Ketika kita merasa bahagia, kita lebih sering mengingat pacar ketimbang Allah. Tapi saat kita menderita dan tersakiti, kita mencari Allah. Seakan-akan Allah adalah pilihan kedua. Apakah itu ADIL???


Sebenernya siapa yang lebih mencintai kita dan lebih pantas kita cintai???

Coba kita renungkan itu ..


Saturday, December 25, 2010

Stop thinking about the past you idiot! MOVE THE FUCK ON!



Get over him. He's not even worth it. He is not worth your time or your tears. Yea you loved him, I know that. And I know you just can’t see yourself with anyone other than him, I get that. I’ve been there. But why should you spend all your time sitting at home, bawling your eyes out and wondering where he is and who he is with? Do you honestly think he is thinking about you? No!

Sure it hurts, the fact that he is out there falling in and out of love with another girl. Yea you're gonna see him with his new girlfriend. He will hold her a little closer and squeeze her hand a little tighter just because he knows your watching. He knows it's killing you; that’s why he will do it. Don’t let him get to you because that, well that’s exactly what he wants. Don’t give him what he wants. He doesn’t even deserve it!

So what if he doesn't talk to you; do you honestly wanna be friends with an asshole like him anyways? Thing is I know you still do. But give it time. Because all he would do is talk about his new girlfriend and just try and make you jealous, do you really wanna hear that? No!

Screw him and his girlfriend. He will be sorry. Trust me. When he finally sees you with some other guy who’s not him. With that huge grin on your face and your boyfriend holding you close, he will realize how happy you are now. And how happy your boyfriend is because he has you; the girl of his dreams. He will realize the huge mistake he made when he let you go, when he decided to choose her over you. When he decided he just did not love you the same. Trust me, he will be sorry. And don’t you sit there thinking he won't be sorry? I know you are. But I guarantee you now; He will be sorry..

So don’t go on spending your nights waiting for that one phone call you know your never gonna get. Or that IM you know he will never send you simply because he likes to ignore you. He like to pretend he does not see you online, he does it outta spite just because he knows it's killing you. When he walks past you in the hallways he is gonna look past you, but you need to know he will do that cuz he knows somewhere inside you, it will hurt. I ain’t gonna lie to you. It will hurt. It’ll hurt alot. But it will hurt even more when you see her name and how much he loves her in his profile. Its all gonna hurt. Knowing you're not the girl that’s making him smile. Knowing you're not the first person he thinks of when he wakes up and the last before he goes to sleep. Knowing you're not the face on his background of his phone anymore. Knowing he will delete the album of pictures of you he has. Knowing you won't be spending every single moment possible with him. Knowing there’s not gonna be no more late night phone calls arguing about who loves who the most.

And you know what, today, tomorrow, next week, months from now; your phone will go off with a text message, you will instantly grab your phone hoping it's him saying he wants to give your relationship another shot. But trust me; he's got to much pride! Even if he wanted to be back with you, he wouldn’t tell you.

Your soon gonna realize he doesn’t care about you anymore and he won't be the first person you call when you're upset. He won't be the one to put that smile back on your face. And yea it's gonna hurt; it's gonna hurt alot. But you know what you're gonna do? You're gonna hold your head up. You're gonna show him your better than him and you don’t need him in your life. Your gonna prove to him that he made the biggest mistake of his life letting you go and that you never really needed him anyways.